Film-Film Palu hadir di JiFFest

November 26, 2010 Leave a comment

dokumenter, kick start, workshop, “Setelah Badai Mereda”… adalah 4 film karya teman-teman dari Sulawesi Tengah yang telah mengikuti workshop Kickstart 2010 di Palu yang akan diputar perdana secara nasional pada rangkaian acara Jiffest 2010 ini. Setelah perjuangan panjang dan melewati tahapn workshop film yang begitu ketat, akhirnya akan digelarlah pemutaran perdana di Blizt Megaplex pada hari Senin 29 November 2010 pukul 16:45. Seusai pemutaran, penonton dapat berdiskusi dengan para sutradaranya bersama Nia Dinata (produser film dokumenter), dan Arfan Sabran (sutradara film dokumenter) dengan moderator Chandra Tanzil.

KickStart! Palu adalah workshop film dokumenter yang diselenggarakan di Palu dengan melatih para pembuat film pemula dari Sulawesi Tengah hingga akhirnya melahirkan empat film yaitu Serupa Tapi Tak Sama (Dewi Yanti), Tadulako Mild (Nur Soima Ulfah), Senandung Ikan Baru (Nurhuda dan Wahdania), dan Menambang di Piring Petani (Syafaat Ladanu).

Di cerita SERUPA TAPI TAK SAMA (15 menit), Dewi Yanti menghadirkan kisah ibu Yuliana membesarkan putrinya, Yana, yang menderita penyakit down syndrown. Sementara itu, Nur Soima Ulfa memperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan rokok mengubah tampilan kampus di TADULAKO MILD (15 menit). Dua sutradara, Nurhuda dan Wahdania, membandingkan nasib dua anak penjual ikan dengan pendidikan mereka pada kisah SENANDUNG IKAN BARU (25 menit). Terakhir, di cerita MENAMBANG DI PIRING PETANI (20 menit), sutradara Syafaat Ladanu memperlihatkan perjuangan sekelompok petani agar sawah mereka tidak ditambang oleh perusahaan yang telah mendapat izin dari pemerintah.

Program ini diselenggarakan oleh Rumah Ide Makassar bekerja sama dengan InDocs dan JALIN Palu serta didukung oleh USAID – SERASI.

Undangan dapat diambil di InDocs, atau konfirmasi melalui telepon dengan Tian di nomor 021-31925115, atau melalui email chandra@in-docs.org.

Advertisements
Categories: Berita, Festival Film

Mari jo Batukar Cerita! (Saatnya Sineas Sulawesi Tengah Berbagi Cerita)

September 11, 2010 Leave a comment

Setelah melewati berbagai tahapan produksi film dokumenter dalam program KickStart 2010 di Palu selama kurang lebih tiga bulan. Akhirnya para sineas muda Sulawesi Tengah berhasil menyelesaikan empat film dokumenter yang luar biasa. Ketelitian dalam melihat persoalan-persoalan mendasar di Sulawesi Tengah seperti soalan pendidikan, kemiskinan wilayah pesisir, hak petani, dan kesehatan tercermin dalam empat film yang akan dilaunching di Palu tanggal 18 September 2010 mendatang.

Beikut sinopsis keempat film yang akan dirilis di bulan September ini:

Serupa Tapi Tak Sama

Sutradara : Dewi Yanti

Tak ada manusia yang terlahir sempurna, begitu pula dengan Yana (8 Tahun) seorang anak perempuan yang terlahir dengan penyakit down syndrome atau cacat mental yang memiliki wajhah yang hampir sama diseluruh dunia.namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Ibu Yuliana untuk tetap membesarkan anaknya dan memberikan pendidikan layaknya anak normal, dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,perlahan-lahan Yana tak terlihat seperti anak cacat mental yang lain.

Tadulako Mild

Sutradara: Nur Soima Ulfa

Fikar, Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Fakultas Teknik Universitas Tadulako, dan rekannya punya misi; kegiatan pelatihan harus sukses terlaksana. Untuk itu, Fikar dkk mencoba melobi PT Djarum untuk mendapatkan bantuan sponsorship berupa dana. Mereka punya harapan besar, karena PT Djarum telah mengubah kampus mereka menjadi tempat promosi produk rokok L.A Light. Berhasilkah Fikar? Apakah kerjasama pihak universitas dan PT Djarum itu memenuhi kebutuhan mereka?

Durasi: 17 min 55 Sec

Senandung Ikan Baru

Sutradara : Nurhuda dan Wahdania

Film ini menceritakan tentang kisah 2 orang anak dari keluarga yang kurang mampu dimana Arul (11 thn/Laki-laki) bekerja membantu orang tuanya menjual ikan dan masih terus bersekolah karena dorongan dari orang tuanya sedangkan Fandi (10 thn/laki-laki) terpaksa putus sekolah karena alasan ekonomi dan hanya membantu orang tuanya menjual ikan.

Durasi Waktu : 25.34

Menambang di Piring Petani

Sutradara : Syafaat Ladanu

Film ini bercerita tentang perjuangan petani di Desa Topogaro Kabupaten Morowali agar sawah mereka tidak ditambang oleh perusahaan yang telah mendapat izin dari pemerintah.

Durasi Waktu : 2o min

Setelah di launhing di Palu, film-film ini beserta sutradara masing-masing akan melakukan tour ke beberapa daerah di Sulawesi Tengah yaitu Parigi, Poso, Ampana, Luwuk, dan Morowali untuk diskusi dan pegelaran Layar Tancap. Acara ini bisa diikuti oleh semua orang secara gratis.

Semarak World Cup 2010 di CINEMATICA

July 10, 2010 Leave a comment

Semakin serunya Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar akhirnya menyelenggarakan CINEMATICA bertema “Sepak Bola dan Keberagaman” pada tanggal 8 Juli 2010 di Graha Pena Fajar  Makassar. Dari diskusi terangkatlah isu gender dan sepakbola sebagai pemersatu.

Setelah sukses menyelenggarakan CINEMATICA bertema “Sepakbola dan Keberagaman” di Makassar, CINEMATICA akan diselenggarakan di 6 kota di Sulawesi Tengah. Nantikan kami di Palu, Parigi, Poso, Touna, Morowali, dan Luwuk. Semoga bermanfaat untuk keberagaman kita. Film yang akan diputar adalah Football Undercover, Only Hertha, Penalty, Hope, Rule 18, Africa United, dan Village Football.

Cinematica kali ini terselenggara atas kerja sama Rumah Ide Makassar dengan In-Docs, Goethe Institut, USAID, SERASI, Fajar Media, Astamedia, JALIN Palu, El-Capitan Parigi, Kayu Hitam Poso, Cewers Morowali, Indonesia Muda Touna, ArtPolabotan Luwuk. Terima kasih semuanya, semoga bermanfaat.

Rumah Ide Ikut Semarakkan Piala Dunia 2010. Mau ikut?

June 2, 2010 Leave a comment

Dalam rangka menyambut Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar dengan dukungan dari Goethe Institut Jakarta dan In-Docs akan mengadakan CINEMATICA dan ScreenDocs! Regular yang akan memutar film-film bertema Sepakbola dari mancanegara. Seperti biasa, Pemutaran film akan diiringi diskusi. Jadwal dan tempat akan dikabari selanjutnya.

8 film tentang Sepakbola dari mancanegara yang rencana akan diputar adalah :

Sinopsis:

FOOTBALL UNDERCOVER

Ayat Najafi, David Assmann. Germany/Iran 2008. 89 min.

Marlene, seorang anggota tim sepakbola wanita BSV Al-Dersimspor di Berlin, mengetahui tentang tim nasional sepakbola wanita Iran bahwa sampai sekarang mereka tidak memiliki kesempatan untuk betanding melawan tim lain. Dia meyakinkan tim nya untuk mencoba dan mengubah itu , ia pun memulai mencari dukungan akan idenya. Ketika tidak mendapat sponsor dari Jerman, dia pergi ke Tehran dan  menyampaikan idenya melalui sebuah Institusi di Iran. Pertandingan ditunda beberapa kali dan kondisi politik semakin buruk, dengan teguh ia  mengikuti mimpinya yang sepertinya tidak akan terwujud.
Teddy Audience Award, Berlin International Film Festival, Germany 2008
Freedom Award, L.A. Outfest, USA 2008
Nominated, First Steps Award First Steps Awards, Germany 2008

ONLY HERTHA.
Sören Lang. Germany. 5 min
Seorang supporter sepakbola gay berbicara tentang hidupnya dan sebagai fan Hertha

PENALTY.
Felipe Aguilar. Colombia. 4 min
Bagaimana sepakbola terkadang mampu menyatukan daripada menyulut konflik.

RULE 18.
Alejandro Solar Luna. Mexico. 5 min
Sebuah cerita tentang wasit amatir di kota Meksiko

HOPE.
Jeffrey Saunders, M Sanbar. United States. 5 min
Penjaga gawang dari tim Nasional Sepakbola Palestina berusaha mewakili negerinya di World Cup Games.

AFRICA UNITED.
Barbara Tolevski, Yugoslavia, 5 min
Tim sepakbola Afrika mulai bermain secara professional di divisi 3 Eslandia.

VILLAGE FOOTBALL.
Sainath Choudhury. India. 1 min
Kejenakaan anak-anak dari sebuah desa yang terobsesi dengan sepakbola

Film cin(T)a Hadir di Makassar

June 2, 2010 Leave a comment

Akhirnya film ini datang juga ke Makassar. Film ini jadi perbincangan banyak orang dan menjadi sulit terakses karena film ini tidak masuk ke Studio 21. Tapi warga Makassar ta perlu khawatir tidak menonton film ini, karena film ini akan diputar di JiFFest Traveling 2010 Makassar yang akan berlangsung pada tanggal 11-13 Juni 2010.

Sinopsis:

Cina adalah seorang mahasiswa keturunan China dan Batak. Anisa adalah seorang mahasiswi keturunan Jawa dan seorang muslim. Dengan kuasa Tuhan, mereka bertemu dalam sebuah keadaan yang tidak disangka-sangka. Tuhan mencintai mereka berdua, tapi mereka tidak bisa saling mencintai karena masing-masing memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda.

Penghargaan:

Pemenang Audience Award untuk Film Favorit, Indonesian Feature Film Competition, JIFFest 2009.

Review:

Industri Film Independen Indonesia Sembilan Matahari Film, salah satu divisi dari PT Sembilan Matahari bersama beberapa industri kreatif lainnya meluncurkan film yang berjudul Cin(t)a di National Film Theater, South Bank, Belvedere Rd, Greater London, Jumat 29 Mei mendatang.

Read more…

Diskusi Bersama Sang Sutradara Babi Buta Yang Ingin Terbang.

June 2, 2010 Leave a comment

film, edwin, babi buta,

Dari klub kajian film IKJ, hari Kamis, 8 April 2010
Moderator (Mohamad Ariansyah)

Sore ini kita akan menonton dan sharing film Babi Buta yang Ingin Terbang (2008).  Bagaimana cara melihat film seperti Babi Buta? Mengapa Edwin membuat film seperti itu? Bagaimana produser bekerja dengan film-film seperti ini? Bagaimana target audiencenya? Bagaimana strategi berbicaranya? Benarkah film ini memberikan bahasa visual baru? Ada visi baru? Bagaimana menyusun cerita dalam film ini?

Read more…

JifFest akan Datang ke Makassar

May 12, 2010 1 comment

Jakarta International Film Festival yang terkenal dengan sebutan JifFest akan berkunjung ke Kota Makassar. Event film skala internasional ini tentunya akan membawa film-film berkualitas dari beberapa negara yang pastinya akan sulit kita tonton di bioskop-bioskop yang ada di Makassar bahkan di Jakarta.
Event ini akan diorganisir oleh Komunitas Film Rumah Ide Makassar. JifFest traveling Makassar ini akan diselenggarakan tanggal 11-13 Juni 2010 di Auditorium Prof.DR. Amiruddin FK UNHAS. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Rumah Ide Makassar.
Kegiatan ini gratis dan akan ada juga kegiatan workshop dari para penggiat film nasional serta diskusi persoalan HIV dan kekerasan terhadap perempuan.

Berikut ini  adalah beberapa sinopsis dari film yang akan diputarkan pada festival JifFest Traveling di Makassar,

download sinopsis film.

Read more…