<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Ide Makassar</title>
	<atom:link href="http://rumahidemakassar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com</link>
	<description>Berhenti Kutuk Kegelapan, Nyalakan Lilinmu...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Nov 2010 04:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rumahidemakassar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/ee85e702580c26051d7cb333f916c4d3?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Rumah Ide Makassar</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rumahidemakassar.wordpress.com/osd.xml" title="Rumah Ide Makassar" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Film-Film Palu hadir di JiFFest</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/11/26/film-film-palu-hadir-di-jiffest/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/11/26/film-film-palu-hadir-di-jiffest/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 04:26:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Setelah Badai Mereda&#8221;&#8230; adalah 4 film karya teman-teman dari Sulawesi Tengah yang telah mengikuti workshop Kickstart 2010 di Palu yang akan diputar perdana secara nasional pada rangkaian acara Jiffest 2010 ini. Setelah perjuangan panjang dan melewati tahapn workshop film yang begitu ketat, akhirnya akan digelarlah pemutaran perdana di Blizt Megaplex pada hari Senin 29 November [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=160&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/11/jiffest-undangan.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-161" title="jiffest" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/11/jiffest-undangan.jpg?w=300&#038;h=287" alt="dokumenter, kick start, workshop, " width="300" height="287" /></a>&#8220;Setelah Badai Mereda&#8221;&#8230; adalah 4 film karya teman-teman dari Sulawesi Tengah yang telah mengikuti workshop Kickstart 2010 di Palu yang akan diputar perdana secara nasional pada rangkaian acara Jiffest 2010 ini. Setelah perjuangan panjang dan melewati tahapn workshop film yang begitu ketat, akhirnya akan digelarlah pemutaran perdana di Blizt Megaplex pada hari Senin 29 November 2010 pukul 16:45. Seusai pemutaran, penonton dapat berdiskusi dengan para sutradaranya bersama Nia Dinata (produser film dokumenter), dan Arfan Sabran (sutradara film dokumenter) dengan moderator Chandra Tanzil.</p>
<p>KickStart! Palu adalah workshop film dokumenter yang diselenggarakan di Palu dengan melatih para pembuat film pemula dari Sulawesi Tengah hingga akhirnya melahirkan empat film yaitu Serupa Tapi Tak Sama (Dewi Yanti), Tadulako Mild (Nur Soima Ulfah), Senandung Ikan Baru (Nurhuda dan Wahdania), dan Menambang di Piring Petani (Syafaat Ladanu).</p>
<p>Di cerita SERUPA TAPI TAK SAMA (15 menit), Dewi Yanti menghadirkan kisah ibu Yuliana membesarkan putrinya, Yana, yang menderita penyakit down syndrown. Sementara itu, Nur Soima Ulfa memperlihatkan bagaimana sebuah perusahaan rokok mengubah tampilan kampus di TADULAKO MILD (15 menit). Dua sutradara, Nurhuda dan Wahdania, membandingkan nasib dua anak penjual ikan dengan pendidikan mereka pada kisah SENANDUNG IKAN BARU (25 menit). Terakhir, di cerita MENAMBANG DI PIRING PETANI (20 menit), sutradara Syafaat Ladanu memperlihatkan perjuangan sekelompok petani agar sawah mereka tidak ditambang oleh perusahaan yang telah mendapat izin dari pemerintah.</p>
<p>Program ini diselenggarakan oleh Rumah Ide Makassar bekerja sama dengan InDocs dan JALIN Palu serta didukung oleh USAID &#8211; SERASI.</p>
<p>Undangan dapat diambil di InDocs, atau konfirmasi melalui telepon dengan Tian di nomor 021-31925115, atau melalui email chandra@in-docs.org.</p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/berita/'>Berita</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/festival-film/'>Festival Film</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=160&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/11/26/film-film-palu-hadir-di-jiffest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/11/jiffest-undangan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jiffest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari jo Batukar Cerita! (Saatnya Sineas Sulawesi Tengah Berbagi Cerita)</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/09/11/mari-jo-batukar-cerita-saatnya-sineas-sulawesi-tengah-berbagi-cerita/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/09/11/mari-jo-batukar-cerita-saatnya-sineas-sulawesi-tengah-berbagi-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2010 08:03:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinematika]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi Film RI Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melewati berbagai tahapan produksi film dokumenter dalam program KickStart 2010 di Palu selama kurang lebih tiga bulan. Akhirnya para sineas muda Sulawesi Tengah berhasil menyelesaikan empat film dokumenter yang luar biasa. Ketelitian dalam melihat persoalan-persoalan mendasar di Sulawesi Tengah seperti soalan pendidikan, kemiskinan wilayah pesisir, hak petani, dan kesehatan tercermin dalam empat film yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=154&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/09/poster-layar-tancap_fb.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-155" title="poster layar tancap" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/09/poster-layar-tancap_fb.jpg?w=198&#038;h=300" alt="" width="198" height="300" /></a>Setelah melewati berbagai tahapan produksi film dokumenter dalam program KickStart 2010 di Palu selama kurang lebih tiga bulan. Akhirnya para sineas muda Sulawesi Tengah berhasil menyelesaikan empat film dokumenter yang luar biasa. Ketelitian dalam melihat persoalan-persoalan mendasar di Sulawesi Tengah seperti soalan pendidikan, kemiskinan wilayah pesisir, hak petani, dan kesehatan tercermin dalam empat film yang akan dilaunching di Palu tanggal 18 September 2010 mendatang.</p>
<p>Beikut sinopsis keempat film yang akan dirilis di bulan September ini:</p>
<h2>Serupa Tapi Tak Sama</h2>
<p>Sutradara : Dewi Yanti</p>
<p>Tak ada manusia yang terlahir sempurna, begitu pula dengan Yana (8 Tahun) seorang anak perempuan yang terlahir dengan penyakit down syndrome atau cacat mental yang memiliki wajhah yang hampir sama diseluruh dunia.namun, hal itu tidak menyurutkan semangat Ibu Yuliana untuk tetap membesarkan anaknya dan memberikan pendidikan layaknya anak normal, dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,perlahan-lahan Yana tak terlihat seperti anak cacat mental yang lain.</p>
<h2>Tadulako Mild</h2>
<p>Sutradara: Nur Soima Ulfa</p>
<p>Fikar, Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Fakultas Teknik Universitas Tadulako, dan rekannya punya misi; kegiatan pelatihan harus sukses terlaksana. Untuk itu, Fikar dkk mencoba melobi PT Djarum untuk mendapatkan bantuan sponsorship berupa dana. Mereka punya harapan besar, karena PT Djarum telah mengubah kampus mereka menjadi tempat promosi produk rokok L.A Light. Berhasilkah Fikar? Apakah kerjasama pihak universitas dan PT Djarum itu memenuhi kebutuhan mereka?</p>
<p>Durasi: 17 min 55 Sec</p>
<h2>Senandung Ikan Baru</h2>
<p>Sutradara : Nurhuda dan Wahdania</p>
<p>Film ini menceritakan tentang kisah 2 orang anak dari keluarga yang kurang mampu dimana Arul (11 thn/Laki-laki) bekerja membantu orang tuanya menjual ikan dan masih terus bersekolah karena dorongan dari orang tuanya sedangkan Fandi (10 thn/laki-laki) terpaksa putus sekolah karena alasan ekonomi dan hanya membantu orang tuanya menjual ikan.</p>
<p>Durasi Waktu : 25.34</p>
<h2>Menambang di Piring Petani</h2>
<p>Sutradara : Syafaat Ladanu</p>
<p>Film ini bercerita tentang perjuangan petani di Desa Topogaro Kabupaten Morowali agar sawah mereka tidak ditambang oleh perusahaan yang telah mendapat izin dari pemerintah.</p>
<p>Durasi Waktu : 2o min</p>
<p>Setelah di launhing di Palu, film-film ini beserta sutradara masing-masing akan melakukan tour ke beberapa daerah di Sulawesi Tengah yaitu Parigi, Poso, Ampana, Luwuk, dan Morowali untuk diskusi dan pegelaran Layar Tancap. Acara ini bisa diikuti oleh semua orang secara gratis.</p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/cinematika/'>Cinematika</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/film/'>Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/produksi-film-ri-makassar/'>Produksi Film RI Makassar</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/'>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=154&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/09/11/mari-jo-batukar-cerita-saatnya-sineas-sulawesi-tengah-berbagi-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/09/poster-layar-tancap_fb.jpg?w=198" medium="image">
			<media:title type="html">poster layar tancap</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semarak World Cup 2010 di CINEMATICA</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/07/10/semarak-world-cup-2010-di-cinematica/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/07/10/semarak-world-cup-2010-di-cinematica/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 02:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinematika]]></category>
		<category><![CDATA[Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Semakin serunya Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar akhirnya menyelenggarakan CINEMATICA bertema &#8220;Sepak Bola dan Keberagaman&#8221; pada tanggal 8 Juli 2010 di Graha Pena Fajar  Makassar. Dari diskusi terangkatlah isu gender dan sepakbola sebagai pemersatu. Setelah sukses menyelenggarakan CINEMATICA bertema &#8220;Sepakbola dan Keberagaman&#8221; di Makassar, CINEMATICA akan diselenggarakan di 6 kota di Sulawesi Tengah. Nantikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=148&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/07/poster-cinematica-palu-iii.jpg"><img class="size-medium wp-image-149 alignleft" title="cinematica sepak bola" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/07/poster-cinematica-palu-iii.jpg?w=300&#038;h=211" alt="" width="300" height="211" /></a></p>
<p>Semakin serunya Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar akhirnya menyelenggarakan CINEMATICA bertema &#8220;Sepak Bola dan Keberagaman&#8221; pada tanggal 8 Juli 2010 di Graha Pena Fajar  Makassar. Dari diskusi terangkatlah isu gender dan sepakbola sebagai pemersatu.</p>
<p>Setelah sukses menyelenggarakan CINEMATICA bertema &#8220;Sepakbola dan Keberagaman&#8221; di Makassar, CINEMATICA akan diselenggarakan di 6 kota di Sulawesi Tengah. Nantikan kami di Palu, Parigi, Poso, Touna, Morowali, dan Luwuk. Semoga bermanfaat untuk keberagaman kita. Film yang akan diputar adalah Football Undercover, Only Hertha, Penalty, Hope, Rule 18, Africa United, dan Village Football.</p>
<p>Cinematica kali ini terselenggara atas kerja sama Rumah Ide Makassar dengan In-Docs, Goethe Institut, USAID, SERASI, Fajar Media, Astamedia, JALIN Palu, El-Capitan Parigi, Kayu Hitam Poso, Cewers Morowali, Indonesia Muda Touna, ArtPolabotan Luwuk. Terima kasih semuanya, semoga bermanfaat.</p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/cinematika/'>Cinematika</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/'>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=148&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/07/10/semarak-world-cup-2010-di-cinematica/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/07/poster-cinematica-palu-iii.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cinematica sepak bola</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Ide Ikut Semarakkan Piala Dunia 2010. Mau ikut?</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/rumah-ide-ikut-semarakkan-piala-dunia-2010-mau-ikut/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/rumah-ide-ikut-semarakkan-piala-dunia-2010-mau-ikut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 17:28:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinematika]]></category>
		<category><![CDATA[cinematica]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menyambut Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar dengan dukungan dari Goethe Institut Jakarta dan In-Docs akan mengadakan CINEMATICA dan ScreenDocs! Regular yang akan memutar film-film bertema Sepakbola dari mancanegara. Seperti biasa, Pemutaran film akan diiringi diskusi. Jadwal dan tempat akan dikabari selanjutnya. 8 film tentang Sepakbola dari mancanegara yang rencana akan diputar adalah : Sinopsis: FOOTBALL [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=111&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka menyambut Piala Dunia 2010, Rumah Ide Makassar dengan dukungan dari Goethe Institut Jakarta dan In-Docs akan mengadakan CINEMATICA dan ScreenDocs! Regular yang akan memutar film-film bertema Sepakbola dari mancanegara. Seperti biasa, Pemutaran film akan diiringi diskusi. Jadwal dan tempat akan dikabari selanjutnya.</p>
<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica-banner21.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-113" title="CINEMATICA banner2" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica-banner21.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p>8 film tentang Sepakbola dari mancanegara yang rencana akan diputar adalah :</p>
<p>Sinopsis:</p>
<p>FOOTBALL UNDERCOVER</p>
<p>Ayat Najafi, David Assmann. Germany/Iran 2008. 89 min.</p>
<p>Marlene, seorang anggota tim sepakbola wanita BSV Al-Dersimspor di Berlin, mengetahui tentang tim nasional sepakbola wanita Iran bahwa sampai sekarang mereka tidak memiliki kesempatan untuk betanding melawan tim lain. Dia meyakinkan tim nya untuk mencoba dan mengubah itu , ia pun memulai mencari dukungan akan idenya. Ketika tidak mendapat sponsor dari Jerman, dia pergi ke Tehran dan  menyampaikan idenya melalui sebuah Institusi di Iran. Pertandingan ditunda beberapa kali dan kondisi politik semakin buruk, dengan teguh ia  mengikuti mimpinya yang sepertinya tidak akan terwujud.<br />
<em>Teddy Audience Award, Berlin International Film Festival, Germany 2008<br />
Freedom Award, L.A. Outfest, USA 2008<br />
Nominated, First Steps Award First Steps Awards, Germany 2008</em></p>
<p>ONLY HERTHA.<br />
Sören Lang. Germany. 5 min<br />
Seorang supporter sepakbola gay berbicara tentang hidupnya dan sebagai fan Hertha</p>
<p>PENALTY.<br />
Felipe Aguilar. Colombia. 4 min<br />
Bagaimana sepakbola terkadang mampu menyatukan daripada menyulut konflik.</p>
<p>RULE 18.<br />
Alejandro Solar Luna. Mexico. 5 min<br />
Sebuah cerita tentang wasit amatir di kota Meksiko</p>
<p>HOPE.<br />
Jeffrey Saunders, M Sanbar. United States. 5 min<br />
Penjaga gawang dari tim Nasional Sepakbola Palestina berusaha mewakili negerinya di World Cup Games.</p>
<p>AFRICA UNITED.<br />
Barbara Tolevski, Yugoslavia, 5 min<br />
Tim sepakbola Afrika mulai bermain secara professional di divisi 3 Eslandia.</p>
<p>VILLAGE FOOTBALL.<br />
Sainath Choudhury. India. 1 min<br />
Kejenakaan anak-anak dari sebuah desa yang terobsesi dengan sepakbola</p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/cinematika/'>Cinematika</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/cinematica/'>cinematica</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/piala-dunia/'>piala dunia</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/sepak-bola/'>sepak bola</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=111&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/rumah-ide-ikut-semarakkan-piala-dunia-2010-mau-ikut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica-banner21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CINEMATICA banner2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Film cin(T)a Hadir di Makassar</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/film-cinta-hadir-di-makassar/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/film-cinta-hadir-di-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 15:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[JiFFest Traveling 2010 Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[cin(T)a]]></category>
		<category><![CDATA[indie movie]]></category>
		<category><![CDATA[JifFest]]></category>
		<category><![CDATA[makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya film ini datang juga ke Makassar. Film ini jadi perbincangan banyak orang dan menjadi sulit terakses karena film ini tidak masuk ke Studio 21. Tapi warga Makassar ta perlu khawatir tidak menonton film ini, karena film ini akan diputar di JiFFest Traveling 2010 Makassar yang akan berlangsung pada tanggal 11-13 Juni 2010. Sinopsis: Cina [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=100&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='600' height='368' src='http://www.youtube.com/embed/VvXVDo3OHUs?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<p>Akhirnya film ini datang juga ke Makassar. Film ini jadi perbincangan banyak orang dan menjadi sulit terakses karena film ini tidak masuk ke Studio 21. Tapi warga Makassar ta perlu khawatir tidak menonton film ini, karena film ini akan diputar di <a href="http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/12/jiffest-akan-datang-ke-makassar/">JiFFest Traveling 2010 Makassar</a> yang akan berlangsung pada tanggal 11-13 Juni 2010.</p>
<p>Sinopsis:</p>
<p>Cina adalah seorang mahasiswa keturunan China dan Batak. Anisa adalah seorang mahasiswi keturunan Jawa dan seorang muslim. Dengan kuasa Tuhan, mereka bertemu dalam sebuah keadaan yang tidak disangka-sangka. Tuhan mencintai mereka berdua, tapi mereka tidak bisa saling mencintai karena masing-masing memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda.</p>
<p>Penghargaan:</p>
<p>Pemenang Audience Award untuk Film Favorit, Indonesian Feature Film Competition, JIFFest 2009.</p>
<p>Review:</p>
<p>Industri Film Independen Indonesia Sembilan Matahari Film, salah satu divisi dari PT Sembilan Matahari bersama beberapa industri kreatif lainnya meluncurkan film yang berjudul <em>Cin(t)a </em>di National Film Theater, South Bank, Belvedere Rd, Greater London, Jumat 29 Mei mendatang.</p>
<p><span id="more-100"></span>Peluncuran perdana internasional film <em>Cin(t)a</em> itu, merupakan film gagasan &#8220;Bandung Creative City Forum&#8221; (BCCF), demikian Adi Panuntun, CEO dan pendiri PT Sembilan Matahari kepada koresponden ANTARA London, Senin.</p>
<p>Adi Panuntun yang tengah mengambil Master (S-2) di Newcastle upon Tyne, Inggris mengatakan bahwa tahun lalu ia berhasil menyelesaikan produksi film layar lebar berjudul <em>Cin(T)a</em>.</p>
<p>Menurut Adi, film yang  mengangkat cerita cinta yang berani dan belum pernah diceritakan film lain ini, mengajak anak muda Indonesia untuk mengembangkan independensi dalam produksi film.</p>
<p>Menurut lulusan Desain Komunikasi Visual besar di Institut Teknologi Bandung (ITB), yang membuat perusahaan sendiri, film yang dibuatnya itu bercerita mengenai kisah cinta yang merupakan semangat dan seluruh kehidupan.</p>
<p>Adi yang sejak masa sekolah aktif di Ganesha Televisi (GTV), televisi lokal di Kampus ITB, yang dikelola siswa, mengatakan, <em>Cin(t)a </em>merupakan kisah cinta segitiga antara seorang pria yang bernama Cina dan Annisa serta Tuhan (Allah).</p>
<p>Dalam film tersebut, Annisa dan Cina menjalin kasih dan Allah mengasihi mereka, tetapi Cina dan Annisa tidak dapat saling mencintai, karena panggilan Allah mereka dengan nama yang berbeda.</p>
<p>&#8220;Mengapa Anda membuat kami berbeda jika anda hanya ingin menjadi salah satu cara dalam menyembah?&#8221; tanya Annisa dalam film tersebut.</p>
<p>Sementara itu Humas film <em>Cin(t)a</em>, Ardanti Andiarti, mengemukakan, sejak diluncurkannya fan page <em>cin(T)a</em> di &#8220;facebook&#8221; sebulan lalu, antusias calon penonton terhadap film ini cukup tinggi, termasuk dalam mendiskusikan topik-topik yang diberikan.</p>
<p>Menurut Ardanti, film ini pun mulai ramai didiskusikan di beberapa forum seperti Kaskus, Forum Gaul, Detik Forum, Web Gaul, serta blog-blog.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, makin banyak orang yang mengetahui tentang film ini, menyaksikan, serta mendiskusikan tema yang kami angkat,&#8221; katanya berharap.</p>
<p>Selain peluncuran perdana internasional film <em>Cin(t)a </em>ini, juga akan digelar dibeberapa kota di kerjaaan Inggris seperti di Birmingham University, di Northumbria University, Newcastle, Leeds University, Leeds dan di Manchester University, Manchester.</p>
<p>Selain itu, juga akan diputar di gedung School of Oriental and African Studies (SOAS) University of London, Ardanti mengatakan, pemutaran perdana cin(T)a di London dan &#8220;roadshow&#8221; di beberapa kota tersebut atas permintaan dan dukungan penuh dari KBRI London, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) UK, dan Universitas-universitas di UK.</p>
<p>Selain itu, untuk pemutaran di Tanah Air, Ardanti menuturkan bahwa saat ini mereka telah memperoleh &#8220;gentle agreement&#8221; dengan pihak Blitzmegaplex untuk untuk meluncurkan film tersebut pada bulan Agustus.</p>
<p>Ada dua konsep pemutaran untuk di Indonesia yaitu di Blitzmegaplex, yang hanya ada di Jakarta dan Bandung dan &#8220;Roadshow&#8221; seperti yang dilakukan di Inggris.</p>
<p>Menurut ardanti, Film C<em>in(T)a</em> juga akan ditayangkan dengan konsep &#8220;roadshow&#8221; kampus dan komunitas budaya yang sifatnya masih terbatas pada pulau Jawa.</p>
<p>Selain itu, juga digelar diskusi film serta &#8220;special performance&#8221; dari Homogenic, sebagai band indie pengisi &#8220;soundtrack&#8221; film <em>cin(T)a</em> ini.</p>
<p>Sumber: <a href="http://oase.kompas.com/read/2009/05/26/02000865/Film.Independen.Cinta.Diluncurkan.di.Inggris" target="_blank">KOMPAS.COM</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/festival-film/'>Festival Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/film/'>Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/jiffest-traveling-2010-makassar/'>JiFFest Traveling 2010 Makassar</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/cinta/'>cin(T)a</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/indie-movie/'>indie movie</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/jiffest/'>JifFest</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/makassar/'>makassar</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=100&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/film-cinta-hadir-di-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diskusi Bersama Sang Sutradara Babi Buta Yang Ingin Terbang.</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/diskusi-bersama-sang-sutradara-babi-buta-yang-ingin-terbang/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/diskusi-bersama-sang-sutradara-babi-buta-yang-ingin-terbang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 15:05:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[JiFFest Traveling 2010 Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[babi buta yang ingin terbang]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[edwin]]></category>
		<category><![CDATA[festival film]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[JifFest]]></category>
		<category><![CDATA[sutradara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Dari klub kajian film IKJ, hari Kamis, 8 April 2010 Moderator (Mohamad Ariansyah) Sore ini kita akan menonton dan sharing film Babi Buta yang Ingin Terbang (2008).  Bagaimana cara melihat film seperti Babi Buta? Mengapa Edwin membuat film seperti itu? Bagaimana produser bekerja dengan film-film seperti ini? Bagaimana target audiencenya? Bagaimana strategi berbicaranya? Benarkah film [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=92&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/n656057782_94789_3455.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-93  alignleft" title="n656057782_94789_3455" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/n656057782_94789_3455.jpg?w=300&#038;h=200" alt="film, edwin, babi buta," width="300" height="200" /></a></p>
<p>Dari <a href="http://klubkajianfilmikj.wordpress.com/2010/05/26/edwin-saya-benci-banget-dengan-kata-auteur/" target="_blank">klub kajian film IKJ</a>, hari Kamis, 8 April 2010<br />
Moderator (Mohamad Ariansyah)</p>
<p>Sore ini kita akan menonton dan sharing film Babi Buta yang Ingin Terbang (2008).  Bagaimana cara melihat film seperti Babi Buta? Mengapa Edwin membuat film seperti itu? Bagaimana produser bekerja dengan film-film seperti ini? Bagaimana target audiencenya? Bagaimana strategi berbicaranya? Benarkah film ini memberikan bahasa visual baru? Ada visi baru? Bagaimana menyusun cerita dalam film ini?</p>
<p><span id="more-92"></span></p>
<p>Edwin (Sutradara)</p>
<p>Ide film Babi Buta berasal dari kumpulan cerita pendek yang sa a tulis. Saya menulis adegan-adegan spesifik. Pertama: wanita memakan petasan. Saya membayangkan visual seperti itu. Selama 5 tahun sebelum membuat film ini, saya memiliki kumpulan visual-kumpulan seperti itu. Ada momen ketika say a baca, ada warna yang sama dalam sekuens-sekuens itu. Saya mencoba mengartikan gambar-gambar ini. Secara tidak sadar, ada benang merah di cerita-cerita ini yakni soal kegamangan identitas. Kalau diterjemahkan: bagaimana perasaan menjadi China di Indonesia, bagaimana menjadi marjinal. Tapi ini lebih ke perasaan-perasaan yang abstrak, jadi bukan sebab-akibat yang jelas.</p>
<p>Jadi cerita Babi Buta ini tentang identitas. Tadinya saya mau membuat yang naratif saja, tapi setelah saya tulis dengan menjadi naratif, saya kehilangan kesan puitisnya. kesan personal yang tiba-tiba terkikis gara-gara pola/struktur yang jelas: harus memperkenalkan karakter, konflik, dll.</p>
<p>Saya mencoba bertanya apakah kalau membuat film harus berkutat dalam bentuk yang komunikatif seperti itu. Apakah saya boleh menawarkan sebuah film yang terus-terang agak egois karena saya terpesona dengan apa yang saya tulis sendiri dengan penggalan-penggalan sekuensi itu? Kalau saya bisa merasakan hal itu sebagai sesuatu, kenapa penonton tidak saya ajak untuk mengalami ini? Saya ingin membebaskan penonton dari teks filmnya sendiri.</p>
<p>Hal ini menjadikan skenario filmnya tetap apa adanya. Saya bicarakan dengan teman-teman yang mendukung proses ini (tim). Orang-orang yang sudah bekerja lama dengan saya membuat film-film pendek. Dan saya melihat, ketika saya berikan itu ke Sidi (Sidi Saleh, sinematografer) dan Ipong (penata suara), semua orang beda pemikirannya. Ada semacam <em>passion</em>yang timbul untuk membuat ini. Waktu pertama kali membaca, reaksi orang berbeda-beda. Hal ini memperkuat saya untuk membuat film yang bebas diinterpretasikan. Pembacaan mereka sangat menarik dan memperkaya naskah saya..</p>
<p>Saya diskusi internal tapi kita percaya bahwa impresi pertama saat membaca naskah adalah penting. Dengan begini, saya juga bisa mengharapkan sesuatu dari penonton. Saya berharap positif bahwa penonton dapat mengolah kreatifitas mereka sendiri, mau dipakai sebagai apa film ini sendiri, Dari cara saya menonton film, saya jarang bisa menonton film secara kontinyu. Selalu ada momen-momen yang hilang (<em>missed)</em>. Saya suka ide, satu adegan bisa jadi cerita tersendiri. Saya lebih percaya bahwa <em>image</em> bisa merangsang kemampuan kita untuk lebih menjadi manusia, untuk tidak sekadar memakan mentah-mentah (semua hal, pen.)</p>
<p>Bagaimana dengan strategi bercerita? Tidak punya selain mengikuti skrip yang kita miliki. Peletakannya pun karena urutan aja. Petasan sebagai pertama karena dari idenya memang begitu. Kebanyakan orang suka lima menit pertama saja karena di depannya diberi sesuatu yang memancing. Saya taruh adegan bulu tangkis di depan untuk itu. Awalnya saya pengen adegan badminton yang <em>packed</em>, editing dinamis, dll. Adegan bulu tangkis yang sebenarnya membutuhkan dana 200 juta namun kita tidak punya uang. Kita dapat lokasi syuting badminton pagi sebelum syuting. Saya bekerja dengan keadaan. Hal ini lebih mengasikkan daripada berdasar <em>story board.</em> Saya lebih suka adegan ini daripada yang saya bayangkan sebelumnya. Karena tidak dapat dinamisnya itu, muncul ide untuk memainkan suaranya agar suara kosong. Shot penentuan baru muncul. Impactnya jauh lebih sesuai yang dibutuhkan film ini. Banyak sekali penonton melihat opening film ini menarik. Hal ini penting karena berarti sudah ada ekspektasi di kepala penonton.</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia (produser)</p>
<p>Dari produksi, saat kita mulai, Edwin memberi buku komik dan tulisan-tulisan dia. Lalu saya baca. Saya belum pernah jadi produser di film. Karena sering bareng, ya udahlah. Kita bagi-bagi tugas jadi saya jadi produser. Saya sudah kebayang Edwin maunya gimana. Kita punya gambaran. Waktu akhirnya bikin bareng, kita berpikir, audiensnya siapa? Kita tidak mikir muter di bioskop-bioskop di jaringan besar. Kita muter di tempat-tempat seperti ini, yang lebih <em>community based</em>. Film seperti ini tidak dijual. Secara teknis pun tidak memungkinkan. Kita juga tidak bisa bikin copy (seluloid/35mm, untuk jaringan bioskop 21, pen.) Ini tidak <em>feasible</em> dan nggak perlu.</p>
<p>Saya tahu Edwin dari film pendek. Waktu memutuskan, target pertama kita adalah festival. Kita coba di lokal, cari orang. Tanya, presentasi. Kita bikin t<em>easer</em> dulu. <em>Teaser-</em>nya menarik tapi awabannya enggak. Yang kita lakukan selanjutnya adalah <em>apply funding</em> festival, teman-teman dekat (patungan), sponsor (rental/ngutang), nyumbang <em>can</em> film (seluloid). Swadaya banget. Sehari sebelum <em>shooting</em>, kita dapat telpon soal Istora untuk lokasi <em>opening</em>. Kita langsung <em>shooting</em> saja, karena nggak tau kapan dapat <em>chance</em> lagi. Jam 5 sore. Ketemu bagi-bagi tugas pagi. Bener-bener siaga. Kalau ada <em>shooting</em> apa, kita bisa nggak ya pinjem. Kita dari awal sudah mikir, dengan kapasitas seperti ini, harus <em>stand by</em>. Komitmennya tinggi.</p>
<p>Akhirnya kita <em>shooting, full</em> terus 1 minggu. Sisanya tersebar-sebar satu atau dua hari. Kita <em>apply funding</em>. Ini harus prakarya, harus <em>online</em>, cek <em>deadline.</em> Kita harus rajin kirim aplikasi. Secara produksi, dari awal sudah tau, harus siap dengan badan.</p>
<p>Moderator: Apakah kalian memiliki obsesi awal? Atau yang penting jadi?</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia<br />
Saya mau (dengan film ini) karena saya China. Ada perasaan-perasaan orang yang tidak pernah tahu. Efek film ini ke kita: ada fase di kita yang hidup dengan agak bingung.</p>
<p>Apakah dari awal ada obsesi untuk meluruskan? Nggak sih. Orang sudah tau perasaan kita pun sudah lumayan.</p>
<p>Edwin<br />
Kita tidak punya obsesi mulia.  Jangan musuhi China, misalnya. Tapi lebih internal. Film itu media yang sangat bagus untuk terapi filmmakernya. Ini minimalnya. Jadi kita tahu apa yang mengganggu kita dan kita mencari jawaban. Banyak sekali yang saya temukan selama proses pembuatan film ini tentang bagaimana menjadi China. Waktu kita lagi cari sponsor, saya agak naïf. China kan banyak yang kaya. Saya masuklah ke China-china yang kelihatan liberal, punya <em>channel</em> di kebudayaan. Ternyata repot juga. Lalu sampailah kita ke seorang wanita berumur 70 tahun, pakai kebaya, China banget, tapi nggak mau kelihatan China. Dia punya pabrik air mineral dan ketika saya presentasi ini, dia baca. Dia bilang, kok susah. Saya jelasin, ini soal china. Dia baru ngeh. Dia merasa itu bahaya untuk dibicarakan. Ternyata masih ada ketakutan di generasi itu.</p>
<p>Apa yang dilalui orang-orang China itu sudah mendarah daging, dengan topengnya. Dia nggak mau diungkit-ungkit lagi. Waktu dulu, menjadi China itu sangat dideskriminasikan. Saya kemudian merasa, dua-duanya salah: yang dideskriminasikan dan korbannya, sebagai contoh, ibu-ibu yang memakai topeng itu. Kita sebagai China mau digituin. Dan kita akan terus memakai itu sebagai topeng. Itu yang saya pelajari dari film ini. Saya belajar hal seperti ini dari film.</p>
<p>Panca (editor)</p>
<p>Ide film ini saya dengar sudah lamalama, setelah film <em>Very Boring Conversation</em> (film pendek Edwin, pen.). Saya mengiyakan masuk tim. Problem kechinaan sangat saya rasakan karena saya juga China meski tidak kelihatan. Dari <em>shot-shot</em> yang Edwin buat di film ini, saya merasa adegan-adegan film ini seperti film pendek. Ini <em>statement.</em> Ini <em>shot-shot statement</em>. Dokter yang disikat pejabat/TNI. Masuk Islam biar kawin lagi, dll. Tapi kita nggak mungkin bisa bikin statement terus-menerus. Pas editing, kita bikin statement yang bikin marah. Kita liburan tiga bulan, memikirkan lagi secara internal, mau diapain. Dengan istirahat itu, kita tidak semarah itu. Ini harusnya tentang pertanyaan. Kita ubah struktur editingnya. Kita dapat suasana film yang mempertanyakakn tentang identitas. Kita kembali ke pencarian jati diri, ke awal yang terlihat dari susunan-susunan.</p>
<p>Edwin<br />
Penonton film di Indonesia tidak terlalu banyak pertanyaan, tapi diam-diam menulis di blog. Tapi ada juga yang membuat terharu. Tapi kalau di luar negeri, ketika melihat penonton saya sendiri, pemutaran rata-rata penuh. Mereka tertarik dengan penuh. Mereka nggak terlalu ngerti filmnya. Mereka nggak tau Indonesia, apalagi China di Indonesia. Mereka bisa asik sendiri membaca adegan-adegan ini. Menurut saya, orang nggak harus membaca keseluruhan film tapi adegan per adegan. Saya pernah mendapat pertanyaan dari penonton di Argentina, di luar Q+A, kenapa babi perempuan yang dipilih? Untung ada mahasiswa cewek, yang menjawab menggunakan bahasa Spanyol.</p>
<p>Moderator<br />
Apa hal yang paling lucu tentang film ini?</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia<br />
Di 3 continents film festival di Perancis, setelah pemutaran film, para programmer datang dan menyanyikan lagu  Stevie Wonder. Filmmaking bisa jadi fun. Di Italia ada nenek-nenek dengan anaknya yang sutradara. Mereka suka filmnya karena penuh dengan pertanyaan. Orang-orang bertanya langsung. Saya selalu bingung dengan pemutaran di Indonesia karena tidak ada respon yang jelas.</p>
<p>Puput<br />
Sebenarnya apa fungsi Ladya Cheryl dalam film-film kamu? Mengapa kamu suka menggunakan aktor yang sama?</p>
<p>Edwin<br />
Ladya itu sinematik banget. Saya nggak tau lagi siapa yang bisa menggambarkan satu karakter dengan sangat sinematik.</p>
<p>Nur Azizah<br />
Saya baru pertama kali datang ke tempat ini. Film ini menambah ilmu bagi saya. Membuka wawasan saya. Beginilah realita China di Indonesia.  Film ini menggunakan banyak sekali bahasa metafor dan itu yang pengen saya tau. Mengapa Chinanya yang dipakai China Surabaya? Kenapa nggak China yang lain-lain? Mengapa menggunakan simbol di gurun, padahal gurun bukan habitatbabi, Mengapa babinya ditaruh di situ? Kalau menonton film, seperti bermimpi, interpretasi itu terserah kita. Tapi bahasa-bahasa itu pasti ada maksudnya kan. Apa maksud boneka kelinci di ruangan dokter gigi?</p>
<p>Edwin<br />
Semua film mengandung metafor.</p>
<ol>
<li>China Surabaya? Karena saya orang Surabaya, tapi logat film ini kacau. Logat anak-anak dan Ladya itu sangat Jakarta, nggak Surabaya. Saya tidak membuat film tentang otentisitas tempat. Saya tidak membuat film sejarah Surabaya. Itu bukan metafor, kebetulan saja hal-hal teknis menuntun kita untuk ke Surabaya.</li>
<li>Babi di Bromo? Betul babi tidak pernah ada di gurun, tapi di Bromo ada sih. Tapi mengapa babi sepertinya<em>misplaced</em>? Itu metafor bagi orang China, karena<em>misplaced</em>, karena tidak cocok/akrab.</li>
<li>Soal kelinci, nggak saya pikirin. Karena lucu saja waktu itu. Kebetulan kelinci itu ada di tempat dokter. Saya memiliki kepercayaan, <em>shooting</em> boleh sesiap apapun, tanpa memperhatikan apa yang ada di <em>shooting</em>. Namun ternyata ketika di editing, Panca menggunakannya.</li>
</ol>
<p>Panca</p>
<p>Dia tidak pernah memberikan pecahan shot yang begitu. Tugas saya yang harus mendapatkan hal indah dari itu. Alasannya teknis untuk trans/perpindahan dari adegan seks ke babi. Edwin jarang menggunakan skrip, jadi yang tau dia aja. Selalu ada ritual-ritual khusus dengan shot-shot. Saya perlu setengah tahun untuk menyelesaikannya. Pertanyaan <em>statement-statement</em> yang jadi <em>question</em> itu lama banget.</p>
<p>Ade Muana</p>
<p>Banyak sekali metafor di film ini. Saya melihat satu bagian perempuan ingin ikut Planet Idol. Kenapa kostumnya langsung berubah dan lagunya nggak <em>match</em>?</p>
<p>Edwin<br />
Salma berjilbab setelah ke Planet Idol. Ini soal kostum dan identitas. Saya memiliki pertanyaan soal Negara dan jilbab, serta agama. Jilbab : ada nilai yang bisa mengangkat seseorang, sama seperti pakaian militer. Kostum/identitas: topeng. Ini bisa sangat disalahgunakan di Indonesia. Kita membicarakan karakter-karakter yang oportunis. Ini orang-orang yang harus memiliki kostum agar eksis. Saya berharap penonton bertanya apakah Joko ini memang benar-benar tentara atau bukan.</p>
<p>Moderator<br />
Apa konsep metafornya? Kenapa pembelokannya terlalu ekstrim?</p>
<p>Edwin<br />
Semua elemen film itu metafor, tergantung strukturnya. Film ini sangat tidak lancar bercerita secara naratif. Banyak pelanggaran cara bercerita yang normal. Makanya ketika ada ketidaklancaran itu , metafor bekerja. Masalahnya ini <em>nonnarrative filmmaking.</em>Film itu semua tanda/sangat metaforik. Dalam film naratif, karena dipancing dengan naratif yang halus, seolah-olah tidak ada metafor.</p>
<p>Yandi</p>
<p>Saya pernah buat film deskriminasi China dan tentang kerusuhan 1998. Saya juga merasakan ketakutan generasi di atas. Film ini diharapkan agar penonton berpikir, menurut saya berpikir. Threesome: pihak militer dan pemerintah (dari kostum) untuk mendapatkan kepuasan, dengan menindas China ini.  Kenapa memakai media sodomi untuk bicara penindasan ini? Soal judul, yang terbang siapa dan yang mana?</p>
<p>Edwin</p>
<p>Saya belum pernah memperlihatkan film ini ke orang tua saya. Tentang kenapa sodomi? Sebenarnya sangat teknis, sangat komposisi. Bagaimana menggambarkan hubungan ketiga karakter laki-laki ini? Dan kebetulan, perasaannya, kira-kira begitu. Ada perasaan selain komposisi. China, pemerintah dan militer, saya rasakan sangat mewakili banget. Saya yakin ini keputusan yang tepat. Ini perdebatan yang panjang. Apa harus seperti ini? Masalah angle, dua minggu debat. Ada kekhawatiran kita akan menyinggung karena salah dibaca. Tapi kita membuat film ini untuk diinterpretasi.</p>
<p>Terbang: sesuatu yang tidak mungkin. Judul saja sih supaya muda diingat. Judul bisa mematikan. Orang kan pertama kali lihat judulnya, baru sinopsis, sebisa mungkin bisa mewakili.</p>
<p>Moderator</p>
<p>Menurut kalian, konsep film seperti apa sih? Kenapa film nggak<em>direct</em> saja?</p>
<p>Edwin<br />
Saya suka dengan konsep sinema. Kita menonton film, orang yang kita lihat di layar, di saat yang sama ada di tempat lain, melakukan hal yang lain. Itu momen yang ajaib. Ketika kita mendapatkan sesuatu dari film, kita jadi manusia yang berhak mewakili dan menilai. Itu kebutuhan manusia. Kita butuh menilai diri-kita sendiri. Sinema harus bisa mengembalikan fungsi itu: kita menjadi manusia, tanpa harus bersentuhan dengan dunia riilnya. Kalau kita sendiri, ada banyak pertanyaan. Ketika kita ditemani layar dua dimensi, kita jadi utuh. Itulah sinema. Ketika Lumiere menunjukkan film keretanya, pengalaman itu cuma bisa dilakukan oleh sinema. Sinema sebagai propaganda dan pesan-pesan, itu nomor sekian.</p>
<p>Nayla Majestya</p>
<p>Apa pengaruh festival ke film-film Edwin? Ada ambisi untuk membuat bahasa visual baru? Menurut kalian, film kalian itu bagaimana?</p>
<p>Edwin</p>
<p>Saya nggak bisa memastikan film saya akan diputar di festival. Kita membuat film ini minimal buat kita sendiri. Ada sesuatu yang mau kita kerjakan bareng-bareng. Sama sekali nggak ada keyakinan untuk festival. Untuk apa juga? Di festival, kita juga nggak dapat duit sama sekali. Mungkin bisa dibilang, festival adalah kesempatan untuk melihat penonton film yang lain. Tiap tempat beda karakter. Menonton film yang lain, bertemu dengan orang-orang ber-<em>passion</em> yang sama. Perasaannya spiritual.</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia</p>
<p>Apa dampak festival? Babi Buta masuk ke 45 festival. Saya kirim mereka satu persatu. Itu semua prakarya. Itu kerja yang gila-gilaan. Kita <em>apply</em> sendiri, cari sendiri. Ada saat, sangat capek di festival. Di festival saya nggak bisa nonton film karena saya harus bertemu banyak orang. Satu festival, saya mengirim email minimal ke 50 orang. Saya sibuk usahaian. Itu bukan tugas yang gampang. Festival itu <em>gambling.</em> Setelah menjalani semua ini, kesimpulan saya: <em>simply</em> membuat film yang bagus. Festival adalah ruang screening alternatif.</p>
<p>Edwin</p>
<p>Bahasa visual: akan ada karena film cuma dua: film yang besar sekali dan film yang sangat personal. Itu yang saya pegang banget. Dan saya percaya, film personal itu akan terus ada dan dibutuhkan. Film-film yang di tengah-tengah ini adalah film-film banci. Personal: hal-hal unik yang akan muncul dari pembuatnya. Hal ini akan memunculkan bahasa-bahasa yang unik.</p>
<p>Roy</p>
<p>Apa yang mendorong kepingan-kepingan itu? Apakah Edwin akan tetap di karya seperti ini atau akan berubah? Untuk Dede, sebagai produser, hal apa yang paling sulit dilakukan? Film yang bagus itu seperti apa?</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia</p>
<p>Hulahoop Sounding (film pendek Edwin, pen.) skripnya jadi utuh. Itu skrip biasa saja. Film pesenan dari Rotterdam. Babi Buta: cuma pecahan-pecahan, banyak sadarnya saat nulis.</p>
<p>Angga</p>
<p>Kenapa lagunya Stevie Wonder? Ini persoalan <em>statement</em> tapi kan terjadi dialog dengan penonton. Apakah pertanyaan-pertanyaan dalam film itu sudah terjawab?</p>
<p>Edwin</p>
<p>Sebenarnya saya nggak suka banget dengan Stevie Wonder tapi saya pengen <em>share </em>memori manusia tentang sebuah lagu yand dibombardir terus-menerus. Apa yang dirasakan oleh China itu sama, dari waktu ke waktu, nggak berubah. Lagu ini tidak akan pernah cukup.</p>
<p>Puput</p>
<p>Sampai sejauh mana <em>shot</em> dikonstruksikan? Ada nggak kepentingan-kepentingan lain yang mempengaruhi keputusan-keputusan itu? Kira-kira gimana posisi aktris di dalam sinema?</p>
<p>Edwin<br />
Dalam penciptaan, saya punya <em>image</em> sendiri tapi film adalah hasil karya banyak orang dan alam. Saya benci banget dengan kata <em>auteur,</em> karena itu omong kosong. Itu bahasa bisnis/<em>marketing.</em> Tidak akan ada auteur kalau editing/shooting sendiri.</p>
<p>Edwin</p>
<p>Tipe film yang ideal menurut saya, bisa ditonton berkali-kali. Film yang mengganggu, bisa ditonton berulang-ulang.  Saya sering menonton film dan kadang apa yang saya dapat tergantung suasana hari itu. Film yang paling enak: film yang bisa ditonton terus-menerus.</p>
<p>Kerusuhan 1998: sekuens ini diluar yang saya pikirkan. Ini adalah hasil dari membuat/proses ketemu orang-orang. Ngomongin China berarti ngomongin 1998. Itu momen yang penting. Perlu nggak ya ada 1998? Pertanyaan itu menjadi penting ketika ketemu orang-orang. Kita belum tahu <em>statement</em> kita tentang 1998. Lalu kita cari <em>footage</em> dulu. Saya nggak bisa bikin statement yang cukup jelas tentang 1998. Yang mau kita kasih lihat : 1998 adalah kompleks banget. Saya nggak bisa bikin sesuatu yang kongkret/riil, yang semua orang sepakat. 1998 sangat dimaknai banyak orang. Saya nggak bisa mengorbankan<em>statement </em>orang-orang ini. <em>Chaos</em> banget nih 1998. Jadi adegannya seperti itu. Ada semacam kebingungan, antara generasi pasca-1998.  Kita mau percaya siapa. Film ini sudah dua tahun dan masih diputar.</p>
<p>Katinka van Heeren<br />
<em>What do you get from the therapy?</em> Apakah kamu dapat kebanggaan sebagai orang China setelah film ini? Apa hasil dari mengurangi dari <em>angry </em>to <em>questioning</em>? Kenapa penonton Indonesia tidak mau bertanya? Apakah karena permasalahan dalam film masih hidup di sini, masih jadi masalah?</p>
<p>Edwin</p>
<p>Saya pribadi banyak mendapatkan pertanyaan kenapa saya tidak boleh menjadi China. Ada usaha dari kecil, supaya saya tidak menunjukkan identitas saya sebagai China. Saya nggak pernah dapat jawaban. SEcara nggak sadar ternyata itu sangat mengganggu untuk diri-sendiri. Saya ini apa? Tidak ada kebebasan.</p>
<p>Setelah film ini, banyak pertanyaan. Saya tidak pernah bisa ngobrol dengan sesama China, tapi karena ngomongin film, ada kesempatan untuk memaknai diri saya sendiri. Saya cukup bangga bisa menyelesaikan diri saya sendiri. Saya pengen belajar, saya nggak terlalu peduli lagi sekarang. Gangguan saya sudah terjawab.</p>
<p>Panca<br />
Yang tidak pernah diobrolin, diobrolin. Kasusnya beda-beda. Edwin punya masalah takut ketahuan China. Saya harus ngasih tau kalau saya memang China. Dulu saya nggak mau mengaku sebagai China. Setelah film ini, saya tidak malu mengakui bahwa saya China. Itu masalah banget. 1998 itu berat banget. Saya hidup di Pecinan jadi merasakan sendiri.</p>
<p>Meiske “Dede” Taurisia<br />
Dari kecil, soal China nggak boleh ditanyakan. Saya jadi yakin, kata-kata abstrak, problem identitas, lama-lama benar-benar kerasa.</p>
<p>Sylvia<br />
Sempat nggak ada kekhawatiran bahwa pesan yang diinginkan tidak sampai?  Bagaimana soal tanggung jawab sutradara untuk membuat frame-frame?</p>
<p>Edwin</p>
<p>Saya yakin dosen-dosen (dosen film, pen.) itu tahu bahwa ada yang sebenarnya di luar rancangan manusia yang lebih indah. Kadang-kadang kita tidak pernah tahu sekarang. Sinema selalu mengandung hal-hal yang tidak bisa dijelaskan. Itu soal timing. Kita belum bisa menjelaskan. Tapi saya yakin ada hal-hal magis/spiritual yang membuat film ini jadi. Seperti kata Yasujiro Ozu, metafisik itu penting. Ketika alam turut campur, itu bonus banget. Film bukan sekadar/harus menyampaikan pesan. Kata Bela Tarr, hanya iklanlah yang menyampaikan pesan. ***</p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/festival-film/'>Festival Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/film/'>Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/jiffest-traveling-2010-makassar/'>JiFFest Traveling 2010 Makassar</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/babi-buta-yang-ingin-terbang/'>babi buta yang ingin terbang</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/diskusi/'>diskusi</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/edwin/'>edwin</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/festival-film-2/'>festival film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/film-2/'>film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/jiffest/'>JifFest</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/sutradara/'>sutradara</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=92&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/06/02/diskusi-bersama-sang-sutradara-babi-buta-yang-ingin-terbang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/n656057782_94789_3455.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">n656057782_94789_3455</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JifFest akan Datang ke Makassar</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/12/jiffest-akan-datang-ke-makassar/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/12/jiffest-akan-datang-ke-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 23:43:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival Film]]></category>
		<category><![CDATA[JiFFest Traveling 2010 Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[events]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[JifFest]]></category>
		<category><![CDATA[rumah ide makassar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta International Film Festival yang terkenal dengan sebutan JifFest akan berkunjung ke Kota Makassar. Event film skala internasional ini tentunya akan membawa film-film berkualitas dari beberapa negara yang pastinya akan sulit kita tonton di bioskop-bioskop yang ada di Makassar bahkan di Jakarta. Event ini akan diorganisir oleh Komunitas Film Rumah Ide Makassar. JifFest traveling Makassar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=80&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/jifest.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-81" title="jifest" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/jifest.jpg?w=600" alt=""   /></a>Jakarta International Film Festival yang terkenal dengan sebutan JifFest akan berkunjung ke Kota Makassar. Event film skala internasional ini tentunya akan membawa film-film berkualitas dari beberapa negara yang pastinya akan sulit kita tonton di bioskop-bioskop yang ada di Makassar bahkan di Jakarta.<br />
Event ini akan diorganisir oleh Komunitas Film Rumah Ide Makassar. JifFest traveling Makassar ini akan diselenggarakan tanggal 11-13 Juni 2010 di Auditorium Prof.DR. Amiruddin FK UNHAS. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Rumah Ide Makassar.<br />
Kegiatan ini gratis dan akan ada juga kegiatan workshop dari para penggiat film nasional serta diskusi persoalan HIV dan kekerasan terhadap perempuan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini  adalah beberapa sinopsis dari film yang akan diputarkan pada festival JifFest Traveling di Makassar,</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://web.jiffest.org/traveling2010/downloads/11th%20JiFFest%20-%20Program%20Guide.pdf" target="_blank">download </a>sinopsis film.</p>
<p><span id="more-80"></span></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="599">
<tbody>
<tr valign="top">
<td><strong>TRAFFIC JAM</strong><br />
Sutradara: Tam Notosusanto<br />
Indonesia. 2008. Drama. 15 menit. Bahasa Indonesia.</p>
<p>Jalanan kota besar. Mobil-mobil terjebak dalam macet. Enam orang yang terperangkap dalam kungkungan sepeda motor dan kendaraan-kendaraan lain mulai merasa geram dan gelisah. Lalu satu per satu kejadian mulai bermunculan.</p>
<p>A city street. Cars stuck in a traffic jam, unmoving. Six people among dozens of motorists and their passengers trapped, restless, angry. Then things start to happen.</p>
<p>============================================================</p>
<p><strong>THE VISIT</strong><br />
Sutradara: Erwin Indrawan<br />
Indonesia. 2008. Drama. 15 menit. Bahasa Indonesia.</p>
<p>Setelah 17 tahun, Yosef kembali ke kampung halamannya, dan bertemu Maria, teman masa kecilnya. Pertemuan dengan Maria membuka sebuah misteri yang tidak pernah disangka sebelumnya.</p>
<p>After 17 years, Yosef visits his hometown where he was born and grew up. There he meets Maria, his longtime childhood friend. The short encounter with Maria reveals a mystery he never expects before.</p>
<p>============================================================</p>
<p><strong>BOY MEETS GIRL</strong><br />
Sutradara: Erik Bachtiar &amp; Utawa Tresno<br />
Indonesia. 2007. Comedy/Drama. 10 menit. English (dengan teks terjemahan bahasa Indonesia).</p>
<p>Seorang penulis dan rekan kerjanya berdiskusi tentang kemungkinan seorang pria biasa mampu menaklukkan seorang perempuan cantik. Sambil menikmati kopi, mereka berkhayal tentang cinta pada pandangan pertama di berbagai jenis film yang berbeda.</p>
<p>A writer and his partner discuss the believability of an ugly man winning the heart of a beautiful woman. Over cups of coffee, the two men embark on a visual imagination of experiencing love at first sight through different film genres.</p>
<p>============================================================</p>
<p><strong>POSITIVE +</strong><br />
Sutradara: Astu Prasidya &amp; Utawa Tresno<br />
Indonesia. 2006. Drama. 8 menit. Bahasa Indonesia.</p>
<p>Setelah mengetahui dirinya hamil, seorang anak perempuan harus menghadapi bencan lain: tindakan kedua orangtuanya.</p>
<p>After finding out that she is positively pregnant, a girl has to face another disaster: her parent\&#8217;s action.</p>
<p>============================================================</p>
<p><strong>THE ANNIVERSARIES</strong><br />
Sutradara: Ariani Darmawan<br />
Indonesia. 2006. Drama. 10 menit. Bahasa Indonesia.</p>
<p>Potret hubungan suami-istri yang monoton, di mana setiap perayaan ulang tahun perkawinan, mereka selalu bertengkar di dalam elevator.</p>
<p>A portrait of a monotonous husband and wife relationship, highlighted through scattered moments on their yearly wedding anniversaries, set in an elevator.</p>
<p>============================================================</p>
<p><strong>THE LAST BELIEVER</strong><br />
Sutradara: Tumpal Tampubolon Indonesia. 2006. Drama. 11 menit. Bahasa Indonesia.</p>
<p>Seorang anak percaya bahwa dengan menjadi vampire, dia bisa menyembuhkan adiknya yang sakit.</p>
<p>A kid believes that being a vampire can cure her ailing sister.</td>
</tr>
<tr>
<td height="10"></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/info/festival-film/'>Festival Film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/jiffest-traveling-2010-makassar/'>JiFFest Traveling 2010 Makassar</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/events/'>events</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/film-2/'>film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/jiffest/'>JifFest</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/rumah-ide-makassar/'>rumah ide makassar</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=80&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/12/jiffest-akan-datang-ke-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/jifest.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jifest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Launching Film Dokumenter &#8220;Cahaya Air Batang Uru&#8221;</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/launching-film-dokumenter-cahaya-air-batang-uru/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/launching-film-dokumenter-cahaya-air-batang-uru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 01:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinematika]]></category>
		<category><![CDATA[Arfan Sabran]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[film dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[nonton bareng]]></category>
		<category><![CDATA[rumah ide makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan BAKTI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Nonton &#38; Diskusi-GRATIS CINEMATIKA &#8220;Cahaya Air Batang Uru&#8221; Andi Arfan Sabran&#124; Indonesia&#124; 2010 &#124; 20 menit Sinopsis : Tinggal di tengah pegunungan tanpa listrik tidak membuat Pak Linggi tinggal diam melihat kondisi itu. Dengan bekal ilmu turbin yang dipelajari secara otodidak, ia kemudian berhasil membuat pembangkit listrik dan akhirnya mampu membawa desanya, Desa Batang Uru, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=52&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nonton &amp; Diskusi-GRATIS CINEMATIKA<a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/cahaya-air-batang-uru.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-53" title="cahaya air batang Uru" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/cahaya-air-batang-uru.jpg?w=600" alt="Film Dokumenter Cahaya Air Batang Uru"   /></a></p>
<p><strong>&#8220;Cahaya Air Batang Uru&#8221;</strong><br />
Andi Arfan Sabran| Indonesia| 2010 | 20 menit</p>
<p><em>Sinopsis :</em></p>
<p style="text-align:justify;">Tinggal di tengah pegunungan tanpa listrik tidak membuat Pak Linggi tinggal diam melihat kondisi itu. Dengan bekal ilmu turbin yang dipelajari secara otodidak, ia kemudian berhasil membuat pembangkit listrik dan akhirnya mampu membawa desanya, Desa Batang Uru, menjadi juara nasional desa mandiri energi pada tahun 2008. Film ini merekam kehidupan Pak Linggi dan masyarakat Desa Batang Uru dalam mengelola lingkungan dan energi mereka sehingga mampu memenuhi kebutuhan listrik mereka sendiri dan bahkan akan menjual listrik ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).</p>
<p><span id="more-52"></span>Sebuah Dokumenter Karya Arfan Sabran: &#8220;CAHAYA AIR BATANG URU&#8221;</p>
<p>Diskusi Oleh: Linggi<br />
(Inisiator Microhydro, Desa Batang Uru)</p>
<p style="text-align:justify;">Cinematika bulan Mei 2010 merupakan hasil kerjasama antara Rumah Ide Makassar dengan Yayasan BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia) dimana pada tanggal 10 Mei akan di launcing Film Dokumenter yang disutradarai oleh Arfan Sabran (Rumah Ide Makassar), sekaligus nonton dan diskusi GRATIS &#8220;Cahaya Air Batang Uru&#8221;.<br />
Peserta dibatasi 40 orang.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/cinematika/'>Cinematika</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/arfan-sabran/'>Arfan Sabran</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/berita-2/'>berita</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/film-2/'>film</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/film-dokumenter/'>film dokumenter</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/nonton-bareng/'>nonton bareng</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/rumah-ide-makassar/'>rumah ide makassar</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/yayasan-bakti/'>Yayasan BAKTI</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=52&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/launching-film-dokumenter-cahaya-air-batang-uru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/cahaya-air-batang-uru.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cahaya air batang Uru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Profile Rumah Ide Makassar</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/profile-rumah-ide-makassar/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/profile-rumah-ide-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 00:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Profile]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Saat semua hal menjadi dipermudah dengan kemajuan teknologi. Saat beberapa karya semakin dianggap mudah dalam penciptaan oleh teknologi digital. Maka akan semakin terkikis pemaknaan suatu proses dalam berkarya dan rasa tanggung jawab dalam karya tersebut. Kemudahan digital membuat karya-karya seperti karya audio visual begitu mudah tercipta. Namun dalam perkembangannya di beberapa tempat, sering tidak diiringi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=27&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/rumah-ide-logo21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-29" title="rumah ide logo2" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/rumah-ide-logo21.jpg?w=600" alt=""   /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Saat semua hal menjadi dipermudah dengan kemajuan teknologi. Saat beberapa karya semakin dianggap mudah dalam penciptaan oleh teknologi digital. Maka akan semakin terkikis pemaknaan suatu proses dalam berkarya dan rasa tanggung jawab dalam karya tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudahan digital membuat karya-karya seperti karya audio visual begitu mudah tercipta. Namun dalam perkembangannya di beberapa tempat, sering tidak diiringi dengan sumber daya manusia dan kemudahan untuk mengakses ilmu, informasi serta peralatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu karya film yang besar melalui proses kreativitas mencipta yang profesional dan bertanggung jawab.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><span style="font-style:normal;"><span id="more-27"></span>Rumah Ide Makassar merupakan suatu komunitas yang anggotanya adalah kumpulan dari praktisi maupun pemerhati media rekam yang ada di Makassar. Rumah Ide Film Community berperan sebagai pemerhati perkembangan film di Makassar dengan menyelenggarakan edukasi, pendampingan dan fasilitator komunitas film di Makassar serta penyelenggara beberapa event/kegiatan yang bersifat lokal, nasioanal, maupun internasional yang dikerjakan secara profesional di Makassar. Rumah Ide juga memiliki usaha rumah produksi yang akan melibatkan para profesional film maker Makassar dalam proses penciptaan karyanya. Komunitas Rumah Ide sebenarnya telah berdiri sejak awal tanggal 1 Agustus 2003 di Makassar. Pendirinya pada saat itu adalah Andi Saiful Haq. Namun karena dia harus pindah ke Bandung dan kemudian ke Jerman, komunitas ini kemudian mulai surut. Namun di tahun 2006, setelah memenangkan penghargaan film di Jakarta, <a title="Arfans Blog" href="http://arfansfilm.wordpress.com" target="_blank">Arfan Sabran</a> kemudian mencoba membangun kembali komunitas ini hingga mampu membuat jaringan di tingkat nasional maup</span></em>un internasional.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah profil komunitas ini, semoga memberi informasi yang cukup tentang Komunitas Film Rumah Ide Makassar.</p>
<p><em>Salam Rumah Ide Makassar,</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Andi Sangkanawa, SH.</em></p>
<p><em>Direktur Komunitas</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/profile/'>Profile</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/film-2/'>film</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=27&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/05/09/profile-rumah-ide-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/05/rumah-ide-logo21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rumah ide logo2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</title>
		<link>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/03/18/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/</link>
		<comments>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/03/18/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 09:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irfan84</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinematika]]></category>
		<category><![CDATA[Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making]]></category>
		<category><![CDATA[Arfan Sabran]]></category>
		<category><![CDATA[chandra tanzil]]></category>
		<category><![CDATA[cinematica]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[indocs]]></category>
		<category><![CDATA[kickstart]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[luwuk]]></category>
		<category><![CDATA[morowali]]></category>
		<category><![CDATA[palu]]></category>
		<category><![CDATA[parigi]]></category>
		<category><![CDATA[peace]]></category>
		<category><![CDATA[poso]]></category>
		<category><![CDATA[touna]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahidemakassar.wordpress.com/?p=117</guid>
		<description><![CDATA[Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making adalah program pemanfaat media film sebagai media yang tidak hanya sebagai media hiburan saja, tetapi sebagai media yang mampu merefleksikan suatu masyarakat dan sebagai media yang juga mampu menjadi media komunikasi yang efektif baik antar kelompok-kelompok masyarakat yang satu dengan yang lainnya, maupun antara masyarakat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=117&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-119" title="CINEMATICA2" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica2.jpg?w=600" alt="poster, cinematica, kickstart, master class, palu, parigi, poso, luwuk, indocs, arfan sabran, chandra tanzil, demokrasi, anak, konflik, tragedi"   /></a></p>
<p><strong><em>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</em></strong> adalah program pemanfaat media film sebagai media yang tidak hanya sebagai media hiburan saja, tetapi sebagai media yang mampu merefleksikan suatu masyarakat dan sebagai media yang juga mampu menjadi media komunikasi yang efektif baik antar kelompok-kelompok masyarakat yang satu dengan yang lainnya, maupun antara masyarakat dan pemerintah, serta komunikasi antara suatu kelompok masyarakat kecil dengan masyarakat di seluruh dunia. Ini dimungkinkan karena sifat keuniversalan sebuah film.</p>
<p><span id="more-117"></span>Beberapa tahun belakangan ini, seiring dengan berkembangnya tekhnologi rekam video dan audio, maka media film kini bukanlah media yang sangat sulit dipelajari dan diciptakan. Selain itu, film kini juga bukan hanya mampu diciptakan lewat sebuah perusahaan-perusahaan film besar. Film mampu diciptakan bahkan oleh anak-anak sekolah, petani, dan lain sebagainya. Dampaknya kemudian, mereka kemudian mampu menyuarakan sikap dan pemikirannya terhadap soalan-soalan kehidupan di sekitar mereka. Selain itu, terjalinnya komunikasi yang baik menjadi dampak yang baik demi terciptanya kehidupan yang damai dan toleran.</p>
<p>Kita ketahui bersama, Propinsi Sulawesi Tengah baru saja melewati fase konflik yang panjang. Masyarakat luar kemudian menjadi takut dan memandang negatif terhadap masyarakat Sulawesi Tengah. Padahal tentu masyarakat Sulawesi Tengah menyimpan banyak cerita, pengalaman, harapan, kisah-kisah sukses dan inspiratif, dan tentunya kekuatan hidup yang kuat dalam melewati masa-masa sulit itu dan juga bagaimana melihat kehidupan di masa datang. Hal tersebut harus dikomunikasikan dengan cerdas dan bagi kami tidak ada satupun orang atau pihak lain yang bisa mengkomunikasikan itu semua kecuali masyarakat Sulawesi Tengah itu sendiri.</p>
<p>Oleh karena itu, Rumah Ide Makassar merasa perlu mengajak teman-teman di Sulawesi Tengah untuk bersama belajar bagaimana cara yang baik untuk menggunakan dan memanfaatkan media film khususnya dokumenter sebagai salah satu media yang mampu mengkomunikasikan hal-hal yang besar lewat cerita-cerita yang sederhana dan menarik. Bersama kawan-kawan komunitas film di Sulawesi Tengah kami menawarkan pemanfaatan film sebagai media pengantar diskusi dan juga mencoba menumbuhkan kembali Layar Tancap di daerah-daerah sebagai media hiburan, belajar, dan media komunikasi yang baik.</p>
<p>Dalam program ini Rumah Ide Makassar bekerja sama dengan mitra lokal yaitu Jaringan Film Independen (JALIN) Sulawesi Tengah dan lima komunitas lain di Kabupaten Parimo, Poso, Morowali, Touna, dan Luwuk. Selain itu, kami juga dibantu oleh Indonesian Documentary (InDocs) untuk mendapatkan film-film dokumenter dan juga membantu dalam penyelenggaraan workshop produksi film dokumenter di akhir bulan April nantinya. Kami juga berencana akan bekerja sama oleh beberapa organisasi film lainnya seperti Miles Production untuk bisa mengakses film-film mereka. Program ini didukung oleh USAID/SERASI dan InDocs dalam hal pendanaan.</p>
<p><a href="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-118" title="CINEMATICA" src="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica.jpg?w=600" alt="cinematica, demokrasi, poso, palu, morowali, parigi, luwuk, touna"   /></a></p>
<h2>GAMBARAN PROGRAM</h2>
<hr size="2" />Program ini terdiri dari empat kegiatan besar, yaitu :</p>
<p>1. <strong>Pemutaran Film dan Diskusi</strong>.</p>
<p>Kegiatan pertama ini disebut CINEMATICA, kegiatan ini akan berlangsung setiap bulan hingga bulan Juli di enam daerah yaitu Kota Palu, Kabupaten Parimo, Poso, Morowali, Touna, dan Luwuk. Setiap kegiatan akan mengangkat tema tertetu dengan film yang sesuai dengan tema tersebut. Setiap kegiatan akan berlangsung selama 4 jam, dua jam pemutaran film sebagai pengantar diskusi, dan dua jam sisanya akan dilakukan diskusi sesuai dengan tema bulan itu.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Kelas Film Dokumenter (Road Show)</strong></p>
<p>Mulai tanggal 6 April 2010, akan dilakukan roadshow Kelas Film Dokumenter di empat daerah. Dimulai dari Kabupaten Luwuk, Poso, Parimo, dan akan berakhir di Kota Palu tanggal 11 April 2010. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa sebenarnya film dokumenter itu, bagaiamana perkembangannya, dan bagiamana memulai suatu pembuatan film dokumenter serta bagaimana membuat proposal film dokumenter yang baik. Hal ini menjadi penting karena selain untuk menambah pengetahuan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memasukkan proposal yang baik kepada kami agar bisa diproduksi pada kegiatan workshop produksi nantinya. Dalam kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih 4 jam, akan dilakukan pemutaran film Suster Apung (peraih Eagle Awards 2006 MetroTV); Musisi Mencari Status (Surabaya); Joki Kecil (Peraih Eagle Awards 2005 MetroTV); dan Uang Naik (Makassar). Pembicara nantinya berasal dari profesioanal filmmaker, produser, dan juga dari penggiat film di Sulawesi Tengah.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Workshop Produksi</strong></p>
<p>Ini adalah kegiatan terbesar dari rangkaian kegiatan yang lainnya. Dibantu dengan InDocs, kita akan menyelenggarakan workshop produksi film dokumenter yang nantinya akan menghasilkan empat film dokumenter dari Sulawesi Tengah. Film ini kemudian akan digandakan menjadi 2000 keping dan akan disebar ke seluruh Indonesia dan luar negeri. Selain itu, film hasil produksi akan dibawa keliling pada kegiatan Layar Tancap untuk ditonton oleh masyarakat Sulawesi Tengah.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Layar Tancap</strong></p>
<p>Kegiatan ini akan dilakukan di enam daerah dan akan memutar film karya anak-anak Sulawesi Tengah hasil workshop beserta satu film di balik layar produksi film-film tersebut serta satu film yang akan menjadi media hiburan, pembelajaran, dan penutupan yang baik dari seluruh rangkaian program <strong>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</strong></p>
<br />Filed under: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/cinematika/'>Cinematika</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/category/program-non-reguler/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/'>Strengthening Peace building in Central Sulawesi through Collaborative Film Making</a> Tagged: <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/arfan-sabran/'>Arfan Sabran</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/chandra-tanzil/'>chandra tanzil</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/cinematica/'>cinematica</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/demokrasi/'>demokrasi</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/indocs/'>indocs</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/kickstart/'>kickstart</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/konflik/'>konflik</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/luwuk/'>luwuk</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/morowali/'>morowali</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/palu/'>palu</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/parigi/'>parigi</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/peace/'>peace</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/poso/'>poso</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/touna/'>touna</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/tragedi/'>tragedi</a>, <a href='http://rumahidemakassar.wordpress.com/tag/workshop/'>workshop</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rumahidemakassar.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rumahidemakassar.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rumahidemakassar.wordpress.com&amp;blog=13370753&amp;post=117&amp;subd=rumahidemakassar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahidemakassar.wordpress.com/2010/03/18/strengthening-peace-building-in-central-sulawesi-through-collaborative-film-making/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90ba3f9d4fe1632684bc9cdeb21c8d4f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irfan84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CINEMATICA2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rumahidemakassar.files.wordpress.com/2010/06/cinematica.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CINEMATICA</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
